Presiden Prabowo Subianto akhirnya buka suara, terkait kepastian pencairan THR Lebaran Idulfitri 2025 untuk ASN dan pegawai swasta. Bahkan, pengantar paket kurir online dan ojek online (ojol) dipastikan pemerintah mendapatkan THR Lebaran Idulfitri 2025.

Lantas, apakah jadwal waktu pencairan THR 2025 untuk ASN, pengawai swata, hingga ojol sama?. Simak jawaban lengkap Presiden Prabowo terkait pencairan THR 2025.

1. Perusahaan Swasta, BUMN dan BUMD H-7 Lebaran 2025

Presiden Prabowo meminta, perusahaan swasta mencairkan THR pegawai paling lambat H-7 sebelum Lebaran Idulfitri 2025. Hal ini juga berlaku, untuk perusahaan BUMD dan BUMN.

“Pemberian THR bagi pekerja swasta, BUMN, BUMD paling lambat 7 hari sebelum hari raya Idulfitri. Besaran dan mekanismenya akan disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan melalui surat edaran,” kata Presiden Prabowo saat melakukan konferensi pers, di Istana Kepresiden, Jakarta Senin (10/3/2025).

2. Perusahaan Ojol Wajib Beri Bonus atau THR

Presiden Prabowo mendorong, perusahaan ojol seperti Gojek dan Grab memberikan bonus atau THR kepada pengemudi. Besaran bonus atau THR tersebut, kata Presiden Prabowo, disesuaikan dengan lama bekerja pengemudi ojol tersebut.

“Untuk itu pemerintah mengimbau untuk memberi bonus hari raya kepada pengemudi dan kurir online dalam bentuk uang tunai. Dengan mempertimbangkan keaktifkan pekerja,” ucap Presiden Prabowo.

3. Pencairan THR ASN Masih Diatur

Presiden Prabowo memastikan, pencairan THR 2025 bagi PNS dan PPPK. “Nanti itu sedang diatur,” ujar Presiden Prabowo

Sebelumnya, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan, THR akan dicairkan paling cepat tiga minggu sebelum lebaran. “Pencairan THR bagi ASN dan pekerja swasta akan dicairkan tepat waktu, paling cepat 3 minggu sebelum Lebaran,” kata politikus Golkar ini Airlangga dalam siaran pers, beberapa waktu lalu.

4. Mekanisme Pemberiann THR oleh Menaker Yassierli

Terkait mekanisme dan besaran pemberian THR, kata Presiden Prabowo, diumumkan melalui surat edaran dari Menaker, Yassierli. “Nanti akan disampaikan Menteri Ketenagakerjaan melalui surat edaran,” kata Presiden Prabowo.

Sejauh ini, Presiden Prabowo mencatat, terdapat ada 250 ribu pekerja pengemudi ojol yang aktif. “Ada 1 sampai 1,5 juta pengemusi ojol yang berstatus part time atau tidak full time,” ucap Presiden Prabowo.

Maret 13, 2025

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Gambar Ini Klik Gambar Ini Klik Gambar Ini Klik Gambar Ini