Pemerintah Kabupaten Tulungagung, melalui Dinas Kesehatan Tulungagung, resmi meluncurkan Skrining Kesehatan Gratis (SKG) sesuai juknis dari Kementerian Kesehatan RI. Hal ini sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Masyarakat bisa memanfaatkan layanan SKG di seluruh Puskesmas wilayah masing-masing. Melansir dari akun resmi Dinas Kesehatan Tulungagung, Sabtu (15/02/2025), program Skrining Kesehatan Gratis (SKG) diperuntukkan bagi seluruh masyarakat mulai dari bayi, balita, dewasa, hingga lansia (lanjut usia).
Program ini juga akan menyasar bagi pelajar di seluruh sekolah Tulungagung mulai tahun ajaran baru. Adapun Skrining Kesehatan Gratis (SKG) bagi usia bayi (sejak usia 2 hari) dan balita menitikberatkan pada penyakit bawaan lahir.
Lalu, usia remaja skrining dilakukan untuk mendeteksi diabetes, obesitas, kesehatan jiwa, dan gigi. Usia dewasa menjalani pemeriksaan meliputi diabetes, hipertensi, dan deteksi kanker, sedangkan bagi lansia diperuntukkan untuk penyakit kardiovaskular dan degeneratif.
Masyarakat dapat mengakses SKG dengan menunjukkan kartu identitas yaitu KTP, Kartu Keluarga, atau Kartu Identitas Anak. Masyarakat juga diimbau mengunduh aplikasi Satu Sehat untuk melakukan skrining mandiri sebelum datang ke faskes terdekat.
Sejak diluncurkan secara nasional tanggal 10 Februari hingga 13 Februari 2025, sebanyak 140 warga Tulungagung telah memanfaatkan layanan SKG. Sementara secara nasional, data Kemenkes sekitar 65 ribu warga Indonesia di 36 Provinsi telah mendapatkan skrining kesehatan.
