Tanggal 26 Desember menyimpan banyak peristiwa bersejarah yang memberikan dampak besar bagi dunia.
Jika dilihat dari kalender nasional dan internasional, ada beberapa peringatan penting yang jatuh tepat pada tanggal ini. Mulai dari peristiwa duka yang membekas dalam sejarah, hingga hari perayaan yang sarat semangat berbagi.
1. Peringatan Tsunami Aceh 2004
Bagi masyarakat Indonesia, khususnya Aceh, tanggal 26 Desember tidak pernah bisa dilupakan. Pada 26 Desember 2004, gempa bumi berkekuatan besar di Samudra Hindia memicu tsunami dahsyat yang melanda Aceh, Nias, dan sejumlah negara lain.
Bencana ini tercatat sebagai salah satu tragedi alam terbesar dalam sejarah modern. Ratusan ribu nyawa melayang, jutaan orang kehilangan tempat tinggal, dan dunia internasional turut berduka.
Setiap tahun, 26 Desember diperingati sebagai hari mengenang Tsunami Aceh 2004. Peringatan ini bukan hanya simbol duka, tetapi juga pengingat tentang kekuatan alam, pentingnya mitigasi bencana, serta ketangguhan masyarakat Aceh yang bangkit dari keterpurukan.
2. Hari Relawan Palang Merah Indonesia (PMI)
Masih berkaitan erat dengan peristiwa tsunami Aceh, tanggal 26 Desember juga diperingati sebagai Hari Relawan Palang Merah Indonesia (PMI).
Saat bencana besar itu terjadi, ribuan relawan PMI turun langsung ke lapangan. Mereka membantu evakuasi korban, menyediakan layanan kesehatan, menyalurkan bantuan, hingga mendampingi para penyintas dalam kondisi yang sangat sulit.
Dari peristiwa peperangan, bencana alam, hingga momen penting dalam sejarah politik, berikut adalah rangkuman peristiwa yang terjadi pada hari ini, 26 Desember, sepanjang sejarah.
Penetapan Hari Relawan PMI setiap 26 Desember menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi, keberanian, dan ketulusan para relawan. Selain itu, peringatan ini juga bertujuan menumbuhkan semangat kemanusiaan dan mengajak generasi muda untuk aktif dalam kegiatan sosial dan kerelawanan.
3. Boxing Day (Peringatan Internasional)
Jika kamu bertanya 26 desember memperingati hari apa di luar negeri, salah satu jawaban paling populer adalah Boxing Day.
Boxing Day dirayakan di negara-negara dengan pengaruh budaya Inggris, seperti Inggris, Kanada, Australia, dan Selandia Baru. Awalnya, Boxing Day adalah tradisi memberi “Christmas box” atau kotak hadiah kepada para pekerja, pelayan, dan masyarakat kurang mampu sehari setelah Natal.
Seiring waktu, Boxing Day berkembang menjadi hari belanja besar-besaran, pertandingan olahraga, dan acara keluarga. Meski bentuk perayaannya berubah, esensi berbagi dan kebaikan tetap melekat pada hari ini.
4. Day of Goodwill di Afrika Selatan
Di Afrika Selatan, tanggal 26 Desember dikenal sebagai Day of Goodwill. Meski waktunya sama dengan Boxing Day, maknanya sedikit berbeda.
Day of Goodwill menekankan pada nilai toleransi, persatuan, dan kepedulian sosial. Masyarakat diajak untuk saling membantu, berbagi dengan sesama, serta menjaga keharmonisan di tengah perbedaan.
Hari ini menjadi momen penting untuk memperkuat rasa kebersamaan, terutama setelah perayaan Natal yang sarat nilai kekeluargaan.
5. Cuti Bersama Hari Raya Natal di Indonesia
Selain berbagai peringatan tadi, bagi banyak orang di Indonesia, 26 Desember juga identik dengan cuti bersama Hari Raya Natal.
Penetapan cuti bersama ini bertujuan memberi waktu lebih panjang bagi umat Kristiani untuk merayakan Natal bersama keluarga. Namun, manfaatnya dirasakan lebih luas karena banyak orang memanfaatkan momen ini untuk berlibur, pulang kampung, atau sekadar beristirahat dari rutinitas.
Peristiwa Sejarah pada 26 Desember
1. 1859 – Perang Banjar: Kapal Onrust Ditenggelamkan
Pada 26 Desember 1859, dalam rangkaian Perang Banjar, kapal Onrust milik Belanda ditenggelamkan oleh laskar Pangeran Antasari.
Peristiwa ini terjadi di Lewu Lutung Tuwur, Barito Utara, dipimpin oleh panglima Dayak, di antaranya Panglima Sogo. Perang Banjar merupakan perlawanan rakyat Banjar terhadap penjajahan Belanda yang berlangsung sengit.
2. 1991 – Bubarnya Uni Soviet
Pada tanggal yang sama di tahun 1991, Uni Soviet secara resmi bubar, mengakhiri lebih dari tujuh dekade pemerintahan komunis yang dipimpin oleh Moskow.
Pembubaran ini mengarah pada pembentukan 15 negara merdeka yang sebelumnya menjadi bagian dari Uni Soviet, termasuk Rusia, Ukraina, dan negara-negara Baltik.
3. 2000 – Transformasi Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia
Pada 26 Desember 2000, empat perguruan tinggi negeri terkemuka di Indonesia — Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Institut Pertanian Bogor (IPB) — resmi bertransformasi menjadi perguruan tinggi berbasis Badan Hukum Milik Negara (BHMN).
Ini adalah langkah awal menuju pembentukan Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTN-BH) di Indonesia.
4. 2003 – Gempa Bam, Iran
Pada 26 Desember 2003, gempa bumi tektonik berkekuatan 6.6 Mw mengguncang Bam di Iran Selatan. Gempa ini menghancurkan kota kuno Bam dan situs arkeologi Citadel Arg-é Bam.
Lebih dari 10.000 orang kehilangan nyawa dalam bencana ini, menunjukkan betapa rentannya daerah tersebut terhadap gempa besar.
5. 2004 – Tsunami Aceh
Salah satu peristiwa paling tragis dalam sejarah Indonesia terjadi pada 26 Desember 2004, ketika gempa tektonik dahsyat dengan kekuatan 9.3 Mw mengguncang Samudra Hindia, lepas pantai Aceh.
Gelombang tsunami yang dihasilkan menewaskan lebih dari 250.000 orang di 14 negara, termasuk Indonesia. Peristiwa ini memicu bantuan internasional dan perhatian global terhadap korban tsunami.
6. 2012 – Shinz? Abe Terpilih Kembali Sebagai Perdana Menteri Jepang
Pada 26 Desember 2012, Shinz? Abe kembali terpilih menjadi Perdana Menteri Jepang setelah menggantikan Yoshihiko Noda.
Pemilu ini menandai kebangkitan politik Abe yang sebelumnya sudah pernah menjabat pada periode 2006-2007, dan memulai era pemerintahan yang dikenal dengan kebijakan ekonomi Abenomics.
Hari Besar dan Peringatan 26 Desember
Beberapa negara dan wilayah memperingati hari-hari penting pada tanggal 26 Desember, di antaranya:
- Hari Boxing di Britania Raya dan negara-negara persemakmuran: Hari ini dirayakan di banyak negara seperti Kanada, Australia, dan Afrika Selatan. Di beberapa negara, ini disebut juga sebagai Day of Good Will.
- Hari Santo Stefanus (Gereja Barat): Dalam tradisi Kristen Barat, 26 Desember diperingati sebagai hari Santo Stefanus, seorang martir pertama dalam sejarah gereja.
- Peringatan Tsunami Aceh (Indonesia): Di Aceh, 26 Desember adalah hari yang diperingati sebagai hari libur fakultatif untuk mengenang bencana tsunami yang mengerikan yang melanda pada tahun 2004.
Tanggal 26 Desember bukan hanya sebuah hari biasa dalam kalender. Hari ini menyimpan banyak peristiwa bersejarah yang membentuk dunia dan perjalanan bangsa-bangsa.
Dari bencana alam yang menewaskan ratusan ribu orang, hingga pemilihan politik yang mengubah arah negara, setiap peristiwa yang terjadi pada 26 Desember membawa cerita dan pelajaran berharga.
