Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI, Dody Hanggodo, menargetkan proyek tol Kediri-Tulungagung dibuka pada tahun 2025. Hal ini dikatakan Menteri Dody, saat melakukan kunjungan kerja di Proyek Pembangunan Tol Kediri-Tulungagung, Kamis (21/11/2024).
Menurutnya, jalan tol tahap pertama yang mengarah ke akses Bandara Internasional Dhoho Kediri itu, memiliki panjang 6,82 kilometer. Adapun pembangunannya dilakukan dengan skema kerjasana Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) atau Public Private Partnership dengan PT Gudang Garam Tbk sebagai pemegang saham utama.
“Jalan tol ini dibangun dengan dua lajur, yakni masing-masing 3,6 meter dan dilengkapi 20 jembatan dan overpass, 4 box underpass, dan 28 box culvert. Kebutuhan lahan sebanyak 87,6 hektare, dengan jumlah bidang 1.588 bidang, dan progress lahan 41,2 persen, sedangkan selaku Kontraktor yakni LMA Highway Konsorsium,” katanya.
Setelah melihat paparan dari pihak pengembang, Dody menyebutkan, realisasi pembangunan jalan tol itu menunjukkan hasil membanggakan. Tak hanya itu, pekerjaan yang dilakukan sangat baik dan sesuai target.
“Terlebih lagi yang membangun ini perusahaan besar, seperti Gudang Garam yang telah memiliki komitmen terhadap daerah. Harapannya proyek ini tidak hanya bermanfaat untuk transportasi, tapi juga berdampak luas bagi perekonomian masyarakat lokal,” katanya.
Ke depan, Menteri Dody berharap ada banyak pengusaha seperti PT Gudang Garam Tbk, sehingga pembangunan infrastruktur di daerah semakin berkembang, termasuk di sektor pariwisata dan sektor transportasi. Selain itu, jalan tol ini juga diharapkan meningkatkan aksesibilitas wisatawan yang berkunjung ke Kediri melalui Bandara Dhoho Kediri.
“Kami yakin, dengan jalan tol ini maka Kawasan Kediri Raya akan semakin dikenal luas sebagai destinasi wisata, selain Bali,” katanya.
