Saat pergantian musim seperti sekarang, DBD atau Demam Berdarah Dengue jadi penyakit berbahaya yang bisa menyerang semua orang. Meningkatkan populasi nyamuk Aedes Aegypti tentu membuat penularan penyakit ini semakin mudah.

Jika tidak segera ditangani, penyakit ini dapat berdampak serius hingga menimbulkan kematian. Siapapun tidak ingin dirinya  atau keluarganya terkena penyakit ini, dr iis jalil berbagi cara bagaimana cara mencega DBD di sekitar kita.

“Cara pencegahan DBD sebenarnya telah digalakkan pemerintah sejak pertengahan tahun 2000. Gerakan ini sebelumnya dikenal sebagai 3M, yakni menguras, menutup, dan mengubur. Namun, selain tiga hal ini terdapat banyak cara pencegahan DBD di rumah

Yang pertama Rutin Menguras Bak Mandi

Bak mandi yang penuh genangan air jadi tempat sempurna bagi nyamuk berkembang biak. Nyamuk akan bertelur di pinggiran bak mandi, kemudian telurnya akan tumbuh dengan memakan mikroorganisme yang ada di dalamnya.

Jika tidak rutin di kuras, bak mandi bisa jadi sarang aneka jenis nyamuk, termasuk nyamuk Aedes Aegypti yang jadi penyebab DBD. Maka cara pencegahan DBD di rumah yang pertama adalah dengan rutin menguras bak mandi.

Bak mandi yang bersih tidak hanya bisa mengurangi resiko penularan DBD, tapi juga menjaga kualitas air agar tetap bersih.

Poin kedua yang harus dilakukan adalah  Menutup Tempat Penampungan Air

Selain bak mandi, menutup tempat penampungan air juga jadi cara pencegahan DBD yang efektif. Pastikan kamu menutup tempat penampungan air lain seperti ember dan tangki air agar nyamuk tidak bisa berkembang biak di dalamnya.

Selain tempat penampungan air, and  juga bisa membersihkan genangan air yang ada di teras, taman, dan jalan sekitar rumah. Meski terlihat sederhana, genangan ini merupakan tempat yang cocok bagi nyamuk untuk berkembang.

Bagi yang memiliki kolam ikan, kamu bisa menambahkan insektisida untuk membasmi larva nyamuk yang ada di pinggiran kolam.

Cara selanjutnya  adalah  Pangkas  Tanaman Liar

Tanaman hias yang hijau dan rimbun memang bisa membuat rumah lebih asri. Namun, jika tidak dirawat dengan benar juga bisa jadi sarang nyamuk.

Taman yang terlalu penuh dengan banyak rumput dan ilalang bisa meningkatkan kemungkinan bersarangnya nyamuk Aedes Aegypti. Apalagi jika tanaman basah karena hujan atau embun di pagi hari.

Mulailah memangkas tanaman liar yang tumbuh di taman atau pekarangan untuk mencegah penularan DBD. Buat tanah pada taman rata agar tidak ada genangan air saat hujan. Bersihkan pula bagian atas dan dasar pot yang bisa jadi tempat air menggenang.

Yang harus dilakukan selanjutnya adalah  Pasang Obat Nyamuk

Cara pencegahan DBD di rumah yang ampuh selanjutnya adalah dengan memasang obat nyamuk. Kamu bisa memasang Obat Nyamuk eletrik atau obat nyamuk bakar pada ruangan yang sering digunakan beraktivitas, seperti kamar, ruang tamu, atau ruang keluarga.

Obat nyamuk menggunakan bahan kimia yang dapat membasmi nyamuk dan aman untuk manusia. Kamu bisa menyalakan obat ini di sore hari atau malam hari saat akan menggunakan ruangan.

Selain obat kimia, ada juga lampu nyamuk yang menggunakan sinar UV untuk menarik dan membasmi nyamuk dengan sengatan listrik.

Jangan lupa Gunakan Lotion Antinyamuk

Jika ingin aman dari gigitan nyamuk saat beraktivitas di luar ruangan, kamu bisa menggunakan lotion antinyamuk. Lotion ini memiliki kandungan yang tidak disukai nyamuk sehingga nyamuk enggan menggigit dan mengisap darah kita.

Gunakan lotion ini pada bagian tubuh yang tidak tertutup oleh pakaian. Aplikasikan lotion antinyamuk secara berulang setiap 3 jam sekali untuk perlindungan maksimal.

Selanjutnya Fogging

Fogging jadi cara pencegahan DBD paling efektif yang bisa kamu lakukan. Pada dasarnya, fogging punya prinsip yang sama seperti obat nyamuk, yakni dengan menggunakan insektisida untuk membasmi nyamuk dan larvanya. Namun, fogging dilakukan dengan skala besar dan kadar obat yang lebih kuat.

Fogging biasanya dilakukan pada selokan atau area yang biasanya menjadi sarang nyamuk saat musim pancaroba. Selama fogging, anda dianjurkan untuk membuka pintu dan jendela agar kabut asap berisi obat bisa masuk ke dalam rumah.

Ini poin yang penting karena kita sering melkukannya,  Hindari Tumpukan dan Gantungan Baju

Meski terlihat sederhana, tumpukan dan baju yang tergantung di dalam ruangan bisa jadi tempat berkumpulnya nyamuk. Hal ini karena bau yang dikeluarkan badan manusia dapat menarik nyamuk untuk hinggap.

Melipat dan menyimpan baju yang tidak digunakan dapat menjadi cara pencegahan DBD yang paling mudah dan efektif. Jika butuh menggantung baju, anda bisa menggantung satu stel baju bersih untuk digunakan esok hari dan memasukkannya ke keranjang laundry setelah selesai dipakai.

Dan yang terakhir adalah lakukan Vaksin DBD

Jika sudah melakukan semua cara pencegahan DBD, tapi masih belum yakin dengan keberhasilannya, kamu bisa mencari vaksin DBD. Vaksin ini dapat diberikan pada seseorang berumur 9-45 tahun untuk mencegah tertularnya DBD.

Vaksin DBD tersedia di berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit hingga klinik. Vaksin diberikan sebanyak 3 kali dengan jarak pemberian 6 bulan. Jadi jangan sampai lupa untuk melakukan dosis ke-2 dan ke-3 agar vaksin dapat melindungi tubuh dengan maksimal.

Cara pencegahan DBD di rumah sangat mudah dilakukan, maka jangan sampai melalaikan cara-caranya. Selain itu, jangan lupa menjaga kesehatan tubuh dengan konsumsi buah dan sayur bernutrisi selama musim pancaroba”, tutur dr iis mengakiri obrolan cara mencega DBD.

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Gambar Ini Klik Gambar Ini Klik Gambar Ini Klik Gambar Ini