Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, kembali melakukan penyegaran di jajaran pemerintahannya dengan melantik sejumlah pejabat negara dan petinggi militer di Istana Kepresidenan, Jakarta, hari Kamis.

Prosesi pelantikan ini menandai langkah strategis dalam susunan Kabinet Merah Putih. Jabatan yang diisi meliputi jajaran wakil menteri, kepala badan nasional, dan pimpinan strategis militer.

Perhatian publik secara khusus tertuju pada pergeseran formasi di tubuh Tentara Nasional Indonesia. Terjadi perubahan posisi penting yang melibatkan pimpinan Angkatan Darat dan Markas Besar.

Langkah perombakan struktur pemerintahan ini diambil untuk mengoptimalkan kinerja lembaga. Presiden berharap kepemimpinan baru ini mampu menghadapi tantangan nasional dan memperkuat sistem pertahanan negara kita.

Pergeseran Strategis di Pucuk Pimpinan TNI

Sorotan utama dalam agenda pelantikan ini adalah perombakan pucuk pimpinan di lingkungan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Jenderal Maruli Simanjuntak yang sebelumnya memegang komando sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), kini diberi mandat baru untuk menjabat sebagai Wakil Panglima TNI.

Dalam peran strategisnya yang baru, Jenderal Maruli juga diamanahkan untuk merangkap jabatan sebagai Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.

Sebagai penerus tongkat komando matra darat, Jenderal TNI Tandyo Budi Revita secara resmi dilantik sebagai KSAD yang baru. Pergantian ini merupakan bagian dari langkah taktis untuk memperkokoh postur pertahanan militer Indonesia dalam menghadapi dinamika keamanan ke depan.

Pelantikan Empat Wakil Menteri Baru

Selain merombak petinggi militer, Presiden juga menambah amunisi baru di tubuh Kabinet Merah Putih dengan melantik empat wakil menteri. Langkah ini diambil untuk mengakselerasi program kerja di kementerian strategis, terutama di bidang pertahanan, pertanian, serta ranah imigrasi dan hukum.

Berikut adalah daftar wakil menteri yang dilantik:

  • Marsekal TNI Yusuf Jauhari sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Logistik, Industri Pertahanan, dan Teknologi.

  • Jenderal TNI Richard Tampubolon sebagai Wakil Menteri Pertahanan Bidang Strategi, Doktrin, dan Pembangunan Kekuatan.

  • Dr. Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian.

  • M. Maulana Bungaran sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Penyegaran Pimpinan Badan Nasional

Guna merespons tantangan mitigasi bencana dan pemulihan lingkungan secara lebih masif, pemerintah turut menetapkan nakhoda baru untuk dua badan nasional. Penunjukan ini diharapkan dapat mempercepat koordinasi di wilayah-wilayah rawan serta memulihkan ekosistem lahan gambut.

Adapun pimpinan badan nasional yang resmi dilantik adalah:

  • Letnan Jenderal TNI Kristomei Sianturi sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

  • Satyawan Pudyatmoko sebagai Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).

  • Mayor Jenderal TNI Sriyanto sebagai Wakil Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).

Rangkaian pelantikan yang dilangsungkan di Istana Kepresidenan diawali dengan pengumandangan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan Keputusan Presiden (Keppres) oleh Sekretaris Militer Presiden.

Di hadapan Presiden Prabowo, seluruh pejabat yang dilantik mengucapkan sumpah dan janji jabatannya. Mereka secara serentak menyatakan kesetiaan pada UUD 1945, serta berkomitmen untuk mengemban tugas dan tanggung jawab dengan menjunjung tinggi etika jabatan demi bangsa dan negara.

Oktober 15, 2026

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Gambar Ini Klik Gambar Ini Klik Gambar Ini Klik Gambar Ini