Tanggal 17 Januari menyimpan beberapa peristiwa bersejarah yang menarik, mulai dari penemuan geografis hingga peristiwa politik. Berikut beberapa di antaranya:
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat menegaskan posisi strategis BAZNAS sebagai motor pengelolaan zakat. Setiap tahun, peringatan HUT BAZNAS menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya zakat dan perannya dalam pemberdayaan umat.
1. Hari Ulang Tahun BAZNAS
Tanggal 17 Januari diperingati sebagai Hari Ulang Tahun (HUT) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Pada tahun 2024, BAZNAS merayakan ulang tahun ke-23 sejak dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 8 Tahun 2001.
BAZNAS merupakan lembaga pemerintah non-struktural yang bertugas mengelola zakat secara nasional. Lembaga ini mandiri dan bertanggung jawab langsung kepada Presiden melalui Menteri Agama.
Peran BAZNAS sangat penting dalam menghimpun dan menyalurkan zakat untuk mendukung kesejahteraan umat, khususnya kaum dhuafa dan mustahik.
2. Hari Kesadaran Nasional
Diperingati setiap tanggal 17 setiap bulan, Hari Kesadaran Nasional menjadi momentum penting bagi seluruh instansi pemerintah di Indonesia. Mulai dari tingkat kementerian hingga institusi pelayanan dasar, peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa tanggung jawab para pegawai dalam menjalankan tugas mereka untuk bangsa.
3. Penemuan Puncak Everest (1841)
Pada tanggal ini, Sir George Everest, seorang surveyor asal Inggris, berhasil mengidentifikasi puncak tertinggi di dunia yang kemudian dinamai sesuai namanya.Meskipun Everest sendiri tidak berhasil mencapai puncaknya, penemuan ini menjadi tonggak penting dalam eksplorasi geografis.
4. Perjanjian Renville (1948)
Meskipun tidak sepenuhnya menguntungkan bagi Indonesia, Perjanjian Renville tetap menjadi bagian penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan.
Gempa Besar Hanshin adalah salah satu bencana alam paling mematikan yang melanda Jepang pada abad ke-20. Gempa ini terjadi pada 17 Januari 1995, dengan magnitudo 6,9, di Prefektur Hyōgo bagian selatan, termasuk wilayah metropolitan Hanshin.
Getaran berlangsung selama sekitar 20 detik, namun dampaknya sangat dahsyat. Lebih dari 6.400 orang meninggal dunia, ribuan lainnya terluka, dan kerusakan infrastruktur melumpuhkan kota Kobe serta wilayah sekitarnya. Ini adalah gempa bumi paling mematikan di Jepang setelah Gempa Kantō Besar pada tahun 1923.
Gempa Hanshin menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana, terutama di negara yang sering dilanda gempa seperti Jepang. Pemerintah Jepang kemudian memperketat regulasi bangunan dan meningkatkan sistem peringatan dini untuk meminimalkan dampak bencana di masa depan.
Pertempuran ini menjadi titik balik penting bagi kemenangan Amerika dalam perang melawan Inggris, terutama dalam merebut kembali kendali atas Carolina Selatan. Pasukan Patriot berhasil mengalahkan tentara Inggris secara telak. Dari 1.000 pasukan Inggris, hampir 70% tewas, ditangkap, atau hilang. Sebaliknya, pasukan Amerika hanya mengalami kerugian minimal, yaitu 25 orang tewas dan 124 terluka.
Keberhasilan ini tidak hanya membuktikan strategi militer Morgan yang brilian, tetapi juga meningkatkan semangat perjuangan rakyat Amerika melawan kolonialisme Inggris.
7. Popeye Day
Pada 17 Januari 1929, tokoh kartun ikonik Popeye pertama kali muncul dalam komik Thimble Theatre karya kartunis Amerika, Elzie Crisler Segar. Awalnya, komik ini berfokus pada karakter Olive Oyl, tetapi kehadiran Popeye berhasil mengubah jalan cerita dan menjadikannya bintang utama. Hingga kini, Popeye tetap dikenang sebagai ikon budaya pop.
8. Hari Kita Tidak Hancur Internasional
Hari ini juga diperingati sebagai International Day of Not Giving Up, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya mendukung mereka yang mengalami trauma atau krisis psikologis. Perayaan ini mengingatkan bahwa mereka yang berjuang dengan trauma adalah manusia yang juga perlu dimengerti, diterima, dan diberdayakan.
9. Hari Benjamin Franklin
Tanggal 17 Januari merupakan hari lahir Benjamin Franklin, salah satu Bapak Pendiri Amerika Serikat. Selain dikenal sebagai politikus, ia juga seorang ilmuwan, penulis, diplomat, dan penemu yang berperan besar dalam menyusun Deklarasi Kemerdekaan Amerika Serikat. Hari ini menjadi penghormatan atas kontribusinya dalam berbagai bidang yang membawa perubahan besar pada dunia.
Tanggal 17 Januari penuh dengan nilai sejarah, penghormatan, dan kesadaran, baik di tingkat nasional maupun internasional. Semoga berbagai peringatan ini menginspirasi masyarakat untuk terus mengenang dan memetik pelajaran dari masa lalu
