Pemerintah Kabupaten Tulungagung bersama Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Bakorwil I Madiun menggelar kegiatan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Bergizi untuk 200 balita Posyandu sebagai bagian dari langkah strategis percepatan penurunan stunting. Acara yang berlangsung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso Tulungagung ini dihadiri langsung oleh Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo serta Kepala Bakorwil I Madiun, R. Heru Wahono Santoso, Rabu (26/11/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program PMT bergizi yang dilaksanakan serentak di enam kabupaten wilayah Bakorwil I Madiun, yaitu Ngawi, Ponorogo, Madiun, Magetan, Trenggalek, dan Tulungagung. Hadir pula Ketua TP PKK Ny. Endang Gatut Sunu, Wakil Ketua I Ny. Yuyun Ahmad Baharudin, Sekretaris Daerah Drs. Tri Hariadi,M.Si sarimbit, OPD terkait, dan 200 balita penerima bantuan.
Kegiatan yang berlangsung di Tulungagung ini merupakan bagian dari program PMT serentak di enam kabupaten wilayah Bakorwil I Madiun. Kepala Bakorwil I Madiun, R. Heru Wahono Santoso, dalam sambutannya menyampaikan bahwa prevalensi stunting di wilayah Bakorwil masih berada pada angka 11,6%, sementara Tulungagung berada pada 13,70%. Ia menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah provinsi, kabupaten, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk menurunkan angka tersebut.
Sebanyak 200 balita menerima paket bahan makanan bergizi seperti beras, gula merah, kacang hijau, abon ayam, telur kampung, dan margarin. Paket ini dirancang untuk membantu pemenuhan gizi seimbang sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat dan rutin ke posyandu.
Bupati Tulungagung, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Bakorwil I Madiun dan menegaskan komitmen pemerintah daerah mencapai target prevalensi stunting 10,38% dalam RPJMD 2025–2029.
Bupati menekankan bahwa intervensi gizi sejak balita, validasi data, serta koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar program percepatan penurunan stunting berjalan efektif. (PROKOPIM TULUNGAGUNG)
