Ada beberapa perayaan penting pada Rabu, 17 September salah satunya adalah Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas)
Tanggal 17 September ternyata punya makna istimewa di kalender peringatan nasional maupun internasional. Bukan hanya Hari Perhubungan Nasional, hari ini juga diperingati sebagai ulang tahun Palang Merah Indonesia, Hari Musik Country Internasional, hingga Hari Keselamatan Pasien Sedunia.
17 September memperingati hari apa saja?
Berikut ini beberapa hari peringatan pada (17/9/2025) :
1. Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas)
Hari Perhubungan Nasional mulai diperingati sejak 1971 berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor SK. 274/G/1971. Tanggal 17 September dipilih untuk mengenang terbentuknya Departemen Perhubungan (kini Kementerian Perhubungan) yang awalnya hanya mengurus transportasi darat pada masa 1945–1949.
Kini, Harhubnas menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi sektor transportasi demi mendukung mobilitas masyarakat dan pembangunan nasional.
2. HUT Palang Merah Indonesia (PMI)
Selain Harhubnas, tanggal 17 September juga menjadi Hari Ulang Tahun Palang Merah Indonesia. Meski PMI didirikan pada 3 September 1945 atas prakarsa Presiden Soekarno, tanggal 17 September dikenang sebagai hari lahir organisasi kemanusiaan ini secara resmi.
Tokoh-tokoh seperti R. Mochtar, dr. Bahder Djohan, hingga dr. Sitanala berperan besar dalam perintisan PMI yang kemudian diakui dunia internasional. Eksistensi PMI pun semakin kuat setelah mendapat landasan hukum melalui Keppres No. 25/1959 dan Keppres No. 246/1963.
3. Hari Musik Country Internasional
Dari ranah internasional, 17 September juga diperingati sebagai Hari Musik Country Internasional sejak 2003. Penetapan tanggal ini terinspirasi dari legenda musik country Hank Williams.
Genre musik ini lahir dari perpaduan berbagai aliran, mulai dari cajun, delta blues, hingga appalachian folk. Meski klasik, musik country hingga kini tetap punya tempat di hati pecinta musik dunia.
4. Hari Keselamatan Pasien Sedunia
Peringatan lain yang tak kalah penting adalah Hari Keselamatan Pasien Sedunia. WHO menegaskan bahwa keselamatan pasien harus menjadi prioritas bersama, baik dari tenaga medis maupun keluarga. Pada 2025, tema yang diusung adalah “Perawatan aman untuk setiap bayi baru lahir dan setiap anak” dengan slogan “Keselamatan pasien sejak awal!”.
Tema ini menyoroti tingginya kerentanan bayi dan anak terhadap risiko serta bahaya akibat layanan kesehatan yang tidak aman. WHO mengimbau adanya langkah konkret untuk mencegah risiko yang bisa dihindari dalam perawatan bayi dan anak, sekaligus melanjutkan fokus dari kampanye sebelumnya seperti “persalinan aman”, “keselamatan tenaga kesehatan”, “keselamatan pengobatan”, “keterlibatan pasien dan keluarga”, hingga “keselamatan diagnostik”.
Peringatan tahun ini menegaskan kembali hak setiap anak untuk mendapatkan perawatan yang aman dan bermutu.
Tanggal 17 September bukan sekadar angka di kalender, melainkan momen penuh makna yang mengingatkan kita pada sejarah, kemanusiaan, seni, hingga kesehatan.
