Ada beberapa perayaan penting pada hari Selasa, 19 Agustus salah satunya adalah Hari Foto Sedunia.
Tanggal 19 Agustus menjadi hari bersejarah yang sarat makna, baik di Indonesia maupun dunia. Setidaknya ada lima peringatan penting yang jatuh pada tanggal ini, mulai dari urusan diplomasi hingga perayaan kemerdekaan sebuah negara.
19 Agustus memperingati hari apa saja?
Berikut ini beberapa hari peringatan pada (19/8/2025) :
1. Hari Foto Sedunia
Tak kalah unik, dunia fotografi juga punya peringatan khusus pada tanggal ini. Hari Foto Sedunia bermula ketika pemerintah Prancis membeli hak paten proses daguerreotype—teknik fotografi awal yang menghasilkan gambar detail di atas pelat tembaga berlapis perak.
Sejak 2010, Hari Foto Sedunia diperingati secara luas berkat inisiatif Korske Ara. Tradisinya, masyarakat di berbagai belahan dunia berbagi karya foto terbaik untuk merayakan seni fotografi sekaligus menginspirasi orang lain.
Beragam peringatan pada 19 Agustus ini menunjukkan bahwa satu tanggal bisa memiliki makna besar di berbagai bidang, mulai dari diplomasi, hukum, kemerdekaan, kemanusiaan, hingga seni fotografi. Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya sejarah sekaligus refleksi untuk memperkuat nilai kemanusiaan dan kreativitas di masa kini.
2. Hari Kemerdekaan Afghanistan
Di kancah internasional, 19 Agustus diperingati sebagai Hari Kemerdekaan Afghanistan. Negara tersebut resmi lepas dari pengaruh Inggris setelah berakhirnya Perang Anglo-Afghanistan ketiga pada 1919.
Meski begitu, peringatan ini bukan merayakan “kemerdekaan dari penjajahan Inggris” secara formal, sebab Afghanistan tidak pernah sepenuhnya menjadi koloni Inggris. Hari ini lebih dipahami sebagai momentum pengakuan kedaulatan penuh Afghanistan.
3. Hari Kemanusiaan Sedunia
Peringatan lain yang juga penting adalah Hari Kemanusiaan Sedunia atau World Humanitarian Day. PBB menetapkannya pada 2009 untuk menghormati para pekerja kemanusiaan di seluruh dunia.
Tanggal 19 Agustus dipilih berdasarkan tragedi pengeboman kantor PBB di Baghdad, Irak, yang menewaskan 22 orang, termasuk Komisaris Tinggi PBB untuk HAM. Sejak itu, 19 Agustus menjadi momen untuk mengenang dedikasi para relawan yang bekerja di daerah konflik maupun bencana.
4. Hari Departemen Luar Negeri Indonesia
Indonesia memperingati berdirinya Departemen Luar Negeri pada 19 Agustus 1945, hanya dua hari setelah proklamasi kemerdekaan. Kini, lembaga tersebut dikenal sebagai Kementerian Luar Negeri RI, salah satu dari 13 kementerian pertama yang dibentuk setelah Indonesia merdeka.
Kemenlu memiliki tugas utama menyelenggarakan urusan politik dan hubungan luar negeri, serta membantu Presiden dalam diplomasi internasional. Perubahan istilah dari “Departemen” menjadi “Kementerian” resmi diatur dalam UU RI Nomor 39 Tahun 2008.
