Hidup tak lepas dari ujian. Berbagai cobaan datang silih berganti, menguji kesabaran dan keimanan. Bagaimana seharusnya kita menyikapi ujian tersebut?
Kunci utama menghadapi ujian adalah sabar dan tawakal. Ia mengutip firman Allah SWT dalam surah Al-Baqarah ayat 45, yang menekankan pentingnya meminta pertolongan kepada Allah SWT dengan sabar dan sholat.
“Kita harus menyerahkan semua kepada Allah SWT, tidak mengeluh, dan meyakini bahwa setiap ujian adalah ketetapan-Nya,”
Pentingnya bersyukur saat menghadapi ujian. Ujian, kata Sarino bukanlah hukuman, melainkan sebuah sarana untuk mengangkat tingkatan kehidupan seseorang.
Ia juga mengingatkan umat Islam untuk senantiasa berdoa dan berdzikir. Di masa-masa sulit, memohon pertolongan Allah SWT dan mendekatkan diri kepada-Nya adalah jalan terbaik.
“Jangan lampiaskan kekecewaan dengan perbuatan buruk atau maksiat. Justru, jadikanlah ujian sebagai momentum untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,”
Pentingnya berkhusnudzon atau berprasangka baik kepada Allah SWT. bahwa di balik setiap ujian, pasti ada hikmah yang ingin diberikan oleh Allah SWT.
“Setiap kesulitan pasti ada kemudahan. Yakinlah bahwa Allah SWT tidak akan memberikan ujian melebihi batas kemampuan hamba-Nya. Ikhtiar atau usaha maksimal juga menjadi poin penting,”
Ujian memiliki sifat sementara. Ujian datang untuk menguji keistikomahan atau keteguhan iman seseorang dan bentuk perhatian Allah SWT kepada hamba-Nya yang dianggap mampu.
