Diet intermittent fasting (IF) atau diet puasa merupakan metode mengatur pola makan dengan menerapkan puasa makan selama waktu tertentu. Namun, kamu masih bisa minum seperti biasa.
Melansir lamar halodoc.com, terdapat beberapa teknik yang bisa kamu coba dalam menerapkan diet intermittent fasting sesuai dengan durasi puasanya, diantarnya:
Puasa 12 jam
Pertama adalah puasa selama 12 jam sehari, dan makan secara normal. Metode ini cukup baik untuk pemula karena durasi puasa yang lebih cepat dengan asupan kalori yang sama.
Puasa dalam durasi waktu ini bisa membuat tubuh mengubah lemak cadangan menjadi energi. Selain itu, tubuh juga merilis keton dalam aliran darah yang memicu terjadinya penurunan berat badan.
Puasa 16 jam
Selain itu, ada pula metode puasa 16 jam dengan lama waktu makan selama 8 jam atau metode 16:8. Durasi puasa 16 jam ini khusus untuk pria, sedangkan durasi untuk wanita hanya selama 14 jam.
Sering kali, orang-orang yang menerapkan metode diet ini selesai makan malam pada pukul 20.00, lalu tidak sarapan esok paginya. Alhasil, mereka baru akan makan kembali ketika siang hari.
Diet intermittent fasting dengan puasa 24 jam seminggu
Metode ini mewajibkan kamu untuk tidak makan selama 24 jam dalam beberapa hari setiap minggunya. Contohnya, kamu selesai makan dari waktu terakhir makan malam hingga malam selanjutnya.
Setelah itu, kamu bisa tidak berpuasa selama 24 jam pua. Meski terasa sulit, kamu bisa memulainya secara bertahap. Jadi, tidak harus memaksakan diri untuk langsung berpuasa selama 24 jam.
Puasa dua hari seminggu
Terakhir adalah metode diet puasa dua hari dalam satu minggu atau 5:2. Caranya yaitu mengurangi asupan kalori sebanyak 25 persen dari jumlah kalori normal, sekitar 500 sampai 600 kalori atau sama dengan satu kali makan besar. Kamu bisa menerapkannya setiap dua kali dalam satu minggu dengan tidak berurutan.
Untuk hasil terbaik dan keamanan, konsultasikan dengan dokter/ahli gizi sebelum memulai diet intermittent fasting atau disesuaikan dengan kondisi kesehatan kamu.
Selain itu, pastikan kamu mengonsumsi makanan bergizi seimbang dan berolahraga secara teratur untuk menjaga kesehatan dan berat badan ideal.
