Wajah berminyak terjadi ketika kulit menghasilkan terlalu banyak sebum atau minyak, sehingga kulit terlihat lebih mengilap dan berkilau. Minyak ini sebenarnya bermanfaat untuk menjaga kelembapan dan elastisitas kulit. Namun, jika diproduksi berlebihan, minyak di wajah bisa menyumbat pori-pori dan memicu munculnya jerawat.
Penyebab kulit wajah berminyak cukup beragam, mulai dari faktor genetik, perubahan hormon, usia, perubahan iklim atau udara, hingga penggunaan produk kecantikan yang kurang tepat.
Berbagai Cara Mengatasi Wajah Berminyak
Ada berbagai cara mengatasi wajah berminyak untuk mengontrol minyak di wajah dan membuat kulit wajah menjadi lebih sehat. Berikut ini adalah beberapa cara mengatasi wajah berminyak:
1. Mencuci wajah secara rutin
Cara mengatasi wajah berminyak yang pertama adalah dengan mencuci wajah secara rutin sebanyak 2 kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari, atau setelah berkeringat banyak, seperti setelah olahraga. Selain itu, biasakan juga mencuci wajah dan menghapus sisa makeup sebelum tidur.
Saat mencuci wajah, pilih dan gunakan sabun pembersih wajah yang berbahan lembut serta hindari menggosok wajah terlalu keras guna mencegah iritasi.
2. Menggunakan toner
Setelah mencuci wajah, Anda dapat menggunakan toner untuk membantu mengangkat sisa kotoran maupun makeup yang masih tertinggal. Penggunaan toner juga dapat menghilangkan minyak berlebih, sehingga pori-pori tidak tersumbat.
Anda bisa memilih toner yang mengandung witch hazel, asam sitrat, maupun asam salisilat yang efektif sebagai cara mengatasi wajah berminyak. Untuk menggunakannya, tuangkan toner pada kapas dan usapkan kapas tersebut pada wajah secara merata.
3. Menggunakan pelembap khusus
Ada yang beranggapan bahwa orang dengan kulit wajah berminyak tidak lagi memerlukan pelembap agar kulitnya tidak makin berminyak. Padahal, pelembap juga dibutuhkan agar kulit tetap terhidrasi.
Agar kulit wajah tidak makin berminyak, pilihlah pelembap yang bebas minyak agar tidak menyumbat pori-pori yang justru dapat menyebabkan munculnya jerawat. Pelembap dapat dioleskan ke wajah yang telah dibersihkan.
4. Menggunakan sunscreen nonkomedogenik
Setelah menggunakan pelembap, jangan lupa untuk mengoleskan tabir surya ke kulit wajah, terutama jika akan beraktivitas di luar ruangan pada siang hari. Sama seperti pelembap, pilihlah sunscreen untuk wajah berminyak yang berlabel nonkomedogenik (tidak mengandung bahan yang menyebabkan pori-pori tersumbat).
Pastikan juga sunscreen tersebut memiliki SPF minimal 30 serta diperkaya dengan zinc oxide dan titanium dioxide untuk menangkal paparan sinar matahari ke kulit. Sunscreen untuk kulit berminyak biasanya tersedia dalam sediaan gel atau spray agar lebih cepat terserap oleh kulit.
Untuk memaksimalkan perlindungan pada kulit wajah, Anda dianjurkan untuk mengoleskan sunscreen secara berkala setiap 2–3 jam sekali. Anda bisa menggunakan sunscreen yang berbentuk bedak tabur atau spray agar lebih praktis. Namun, Anda juga bisa mengoleskan ulang sunscreen setelah memastikan wajah dalam keadaan bersih.
Tak hanya digunakan sebagai cara mengatasi wajah berminyak, penggunaan sunscreen juga akan melindungi kulit dari paparan sinar matahari yang dapat menyebabkan keriput, flek hitam, bahkan mencegah kanker kulit.
Selain menggunakan sunscreen, Anda juga bisa menggunakan sunblock. Meskipun sama-sama dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari, ada perbedaan antara kedua produk tersebut.
5. Memilih makeup bebas minyak
Bagi pemilik kulit wajah berminyak, makeup mudah luntur merupakan masalah yang sering terjadi. Akibatnya, wajah pun harus dirias ulang.
Nah, supaya makeup lebih awet dan wajah bebas kilap, pastikan Anda menggunakan produk makeup khusus untuk kulit wajah berminyak. Produk ini biasanya bebas minyak dan bersifat nonkomedogenik, sehingga tidak akan menyumbat pori-pori atau membuat wajah makin berminyak.
