Seringkali perubahan pola makan dan tidur selama Ramadan dapat menurunkan daya tahan tubuh, sehingga rentan terhadap penyakit seperti flu dan batuk. Ketika merasa tidak nyaman akibat batuk, seseorang biasanya akan minum air atau obat untuk melegakan tenggorokannya.
Namun, bila sedang berpuasa, seseorang tidak diperbolehkan minum atau makan apa pun mulai pagi hari hingga petang atau berakhirnya sahur sampai waktu berbuka.
Padahal, gejala batuk bisa muncul kapan saja. Lantas, bagaimana cara mengatasi batuk saat puasa? Simak penjelasan selengkapnya melalui ulasan di bawah ini. Tim medis Siloam hospitals dalam Aplikasinya menerbitkan artikel tentang memberikan Tips Menghindari Flu dan Batuk Saat Ramadhan
1. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang:
Saat sahur dan berbuka, pastikan untuk mengonsumsi makanan yang kaya akan nutrisi, seperti buah-buahan, sayuran, protein, dan karbohidrat kompleks.
Batuk saat puasa bisa disebabkan oleh infeksi virus. Bila mengalami batuk yang disebabkan infeksi virus, cobalah mengonsumsi makanan yang diperkaya vitamin untuk meningkatkan imun tubuh, seperti vitamin C yang terdapat pada buah jeruk, pepaya, kiwi, dan lain-lain.
- Cukupi Kebutuhan Cairan:
Minum air putih yang cukup saat sahur dan berbuka untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi.
Memenuhi kebutuhan cairan tubuh selama puasa bisa dilakukan dengan menerapkan metode 2-4-2, yaitu:
2 gelas air putih saat berbuka puasa.
4 gelas air putih di malam hari.
2 gelas air putih di waktu sahur.
Selain mencegah dehidrasi, memenuhi kebutuhan cairan tubuh juga bisa membantu meningkatkan imun tubuh yang berperan dalam melawan infeksi penyebab batuk. Selain itu, hindari minuman yang terlalu manis karena bisa menjadi pemicu batuk semakin memburuk.
3. Istirahat yang Cukup:
Usahakan untuk tidur yang cukup di malam hari, meskipun pola tidur berubah selama Ramadhan.
Istirahat yang cukup dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
4. Jaga Kebersihan Diri:
Cuci tangan secara teratur dengan sabun dan air mengalir, terutama sebelum makan dan setelah beraktivitas di luar rumah.
5. Hindari menyentuh wajah, terutama hidung, mulut, dan mata, untuk mencegah penyebaran virus.
6. Hindari Kontak dengan Orang Sakit:
Jika memungkinkan, hindari kontak dekat dengan orang yang sedang sakit flu atau batuk.
7. Gunakan masker jika berada di tempat umum atau keramaian.
8. Kelola Stres:
Stres dapat menurunkan daya tahan tubuh. Oleh karena itu, penting untuk mengelola stres dengan baik, misalnya dengan beribadah, bermeditasi, atau melakukan kegiatan yang menyenangkan.
9. Konsumsi Suplemen (Jika Diperlukan):
Jika perlu, konsultasikan dengan dokter untuk mengonsumsi suplemen vitamin atau mineral yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.
Dengan mengikuti tips-tips di atas, diharapkan Anda dapat menjaga kesehatan dan terhindar dari flu dan batuk selama bulan Ramadhan. Jika batuk anda tak kunjung membaik ands dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis THT guna mendapatkan penanganan yang tepat, Sehingga, ibadah puasa dapat berjalan lancar dan khusyuk.
