Puasa dengan cara yang sehat tidak hanya membuatmu lebih mampu menahan lapar dan dahaga saja. Tetapi juga bisa memberikan sejumlah manfaat kesehatan secara maksimal.
Sudah bukan rahasia lagi kalau puasa memiliki dampak baik bagi kesehatan tubuh. Bahkan, puasa menjadi salah satu metode diet yang disebut puasa intermiten.
Selain diklaim dapat menurunkan berat badan dan menjaga berat badan ideal, puasa juga bermanfaat untuk menjaga kadar gula darah. Meningkatkan kesehatan jantung, meningkatkan fungsi otak, mencegah penuaan dini, dan menjaga kesehatan mental.
Tips Puasa Sehat
Selama berpuasa, akan ada banyak perubahan yang terjadi, mulai dari pola tidur, pola makan, bahkan mungkin aktivitas sehari-hari. Nah, agar tubuh tetap sehat selama puasa, kita perlu beradaptasi dengan pola-pola baru tersebut dan melakukan perubahan gaya hidup.
Mengutip dari situs Alodokter, berikut ini adalah beberapa tips puasa sehat yang bisa kita terapkan:
- Jangan lewatkan makan sahur
Makan sahur adalah kunci agar kamu tetap berenergi sampai waktu berbuka puasa. Pastikan dalam menu sahur terdapat protein dan karbohidrat kompleks.
Karbohidrat kompleks bisa berasal dari telur, buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, beras merah, roti gandum, dan oatmeal. Selain itu, lengkapi menu makananmu dengan lemak sehat.
Lemak sehat bisa didapatkan dari alpukat, ikan salmon, atau minyak zaitun, serta minum susu rendah lemak. Agar kebutuhan cairan tetap terpenuhi, konsumsilah makanan dengan kandungan air tinggi, seperti semangka, stroberi, dan blewah.
- Konsumsi air dalam jumlah yang cukup
Kurang minum saat berbuka dan sahur bisa membuat jadi mudah lemas, bad mood, sakit kepala, migrain, hingga sembelit ketika berpuasa. Malahan, kita juga bisa jadi batal puasa karena hal ini. Nah, untuk mencegahnya, pastikan kamu mencukupi asupan air mineral.
Rata-rata orang dewasa disarankan minum 2–3 liter atau lebih kurang 8 gelas air putih setiap hari. Minumlah air putih di waktu sahur dan berbuka, dan hindari jenis minuman yang dapat memicu dehidrasi, seperti kopi, teh, dan minuman bersoda.
- Buka puasa dengan makanan bernutrisi
Makan tiga kurma adalah cara tradisional dan sehat untuk memulai berbuka puasa. Kurma merupakan sumber serat yang mudah dicerna dan dapat membantu mengembalikan energi, sehingga baik dikonsumsi sebagai takjil.
Selain itu, setelah berbuka kita juga disarankan mengonsumsi makanan yang mengandung protein, vitamin, dan mineral. Seperti daging ayam atau sapi, ikan, sayuran yang ditumis, telur, buncis, kacang polong, almond, dan nasi merah.
Pilihlah daging tanpa lemak dan olah dengan cara dipanggang atau direbus, ya.
- Makan dengan porsi yang tepat
Hindari makan dengan kalap saat sahur atau berbuka. Pasalnya, makan dalam jumlah yang berlebihan justru dapat menyebabkan perut kembung, kelelahan, bahkan memicu kenaikan berat badan.
- Rutin berolahraga
Puasa bukan alasan untuk malas bergerak. Kita tetap dianjurkan rutin berolahraga agar tubuh tetap fit dan berenergi serta berat badan bisa terkontrol.
Pilih jenis olahraga dengan intensitas rendah atau sedang, misalnya jalan kaki, yoga, atau bersepeda santai. Lakukan olahraga selama 30 menit setiap sore hari, hindari berolahraga di siang hari karena bisa meningkatkan risiko dehidrasi.
- Buat jadwal tidur dengan baik
Sebisa mungkin tidur dan bangun di waktu yang sama. Di waktu malam, tidurlah tidak kurang dari 4 jam, selain itu, sempatkan juga waktu untuk tidur siang minimal selama 20 menit.
- Jaga silaturahmi dengan orang terdekat
Tetap terhubung dengan orang lain dapat membantu mengatasi stres, meningkatkan mood, dan menjaga kesehatan mental agar senantiasa dalam kondisi yang baik. Jadi, jangan lewatkan silaturahmi dengan orang lain meskipun sedang berpuasa.
Menjaga silaturahmi bisa dilakukan dengan cara menjadwalkan waktu berbuka puasa bersama atau mengikuti kegiatan-kegiatan keagamaan.
Yuk, lakukan tips puasa sehat di atas supaya tubuh bugar dan sehat, sehingga kamu bisa beraktivitas dengan baik tanpa merasa lemas. Dengan tubuh yang sehat, ibadah puasa pun bisa berjalan lancar serta kamu dapat menyambut lebaran dengan kebahagiaan.
Bila kamu sedang menjalani pengobatan tertentu atau sedang hamil atau menyusui, sebaiknya konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu untuk memastikan apakah kamu bisa menjalani puasa atau tidak.
