Isu kesehatan mental semakin menjadi perhatian, stress, kecemasan dan perasaan sedih adalah bagian dari kehidupan sehari hari, namun jika emosi secara terus menerus yang dirasakan. Hal ini menjadi pertanda gangguan kesehatan mental yang lebih serius. Merawat kesehatan mental penting dilakukan bagi semua orang karena berpengaruh pada kualitas hidup, produktivitas, serta hubungan sosial.
Dosen program studi Bimbingan Konseling Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWM) Kampus Kota Madiun, Felix Trisuko Nugroho, M.Pd dalam dialog Pengarus Utamaan Gender Pro 1 Madiun, Kamis (30/1/2025) mengungkapkan ada beberapa hal yang bisa dilakukan dalam merawat kesehatan mental.
“Salah satu indikatornya ya tidur cukup 7 sampai dengan 9 jam per malam, makan bergizi, olahraga secara teratur jika rutin dilakukan maka akan membantu seseorang mengelola stressnya,“ tutur Felix.
Selain itu juga kemampuan mengelola stress dengan baik, dengan teknik relaksasi seperti meditasi atau pernapasan dalam, kemampuan manajerial waktu hingga menghindari overthingking serta mampu menetapkan suatu batas kemampuan.
“Jika memang seseorang tidak bisa melakukan sesuatu hal yang besar, tidak memaksakan diri akan menghindarkan dari rasa stress maupun kecemasan yang mampu menurunkan kesehatan mental seseorang,“ tutur dosen berkacamata ini.
Selain itu Felix juga menyampaikan tips agar menjalin hubungan sosial yang sehat, berbagi cerita degan keluarga atau teman, bergabung dalam komunitas yang positif.
“Saat menghadapi masalah, ya sebaiknya mencari dukungan dari orang orang yang terdekat, keluarga ataupun teman, namun jika permasalahan tak kunjung usai, tentunya peran psikolog maupun psikiater disini diperlukan,” ungkap Felix.
Menghindari pemikiran negative yang berlebihan, menetapkan tujuan yang realistis dan fokus pada perkembangan diri.
