Banyak orang cenderung terpaku pada euforia kasih sayang di pertengahan bulan, namun tahukah Anda bahwa tanggal 13 Februari menyimpan sederet peringatan yang jauh lebih beragam? Mulai dari tonggak sejarah profesi kesehatan di tanah air hingga pengakuan global terhadap media komunikasi klasik, tanggal ini menjadi momen krusial untuk merefleksikan banyak hal.
Memahami makna di balik setiap peringatan bukan sekadar menambah wawasan, melainkan bentuk apresiasi terhadap sejarah dan nilai kemanusiaan yang sering kali tenggelam di tengah hiruk-pikuk rutinitas modern.
Di Indonesia, kita merayakan hari lahir Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI), sementara dunia internasional memperingati Hari Radio Sedunia serta Hari Cintai Diri Sendiri Internasional. Perpaduan antara dedikasi profesional dan kampanye kesehatan mental ini menjadikan 13 Februari sebagai hari yang unik untuk dirayakan sebelum memasuki hari kasih sayang.
Mari kita bedah lebih dalam sejarah dan tujuan di balik setiap momen tersebut agar kita bisa memaknainya dengan lebih relevan dan penuh inspirasi bagi kehidupan sehari-hari.
1. Hari Persatuan Farmasi Indonesia (PAFI)
Hari ini diperingati sebagai hari lahirnya Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI). Organisasi ini resmi dibentuk pada tanggal 13 Februari 1946 di Yogyakarta.
-
Sejarah: PAFI didirikan oleh Bapak Zainal Abidin untuk mewadahi profesi asisten apoteker di seluruh Indonesia. Organisasi ini lahir di masa awal kemerdekaan sebagai bentuk perjuangan untuk meningkatkan taraf kesehatan masyarakat melalui bidang farmasi.
-
Tujuan: Peringatan ini bertujuan untuk menghargai kontribusi para tenaga farmasi dalam pembangunan kesehatan nasional serta sebagai pengingat akan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang obat-obatan dan layanan farmasi.
2. Hari Radio Sedunia (World Radio Day)
Ditetapkan secara resmi oleh negara-negara anggota UNESCO pada tahun 2011 dan disahkan oleh Majelis Umum PBB pada tahun 2013.
-
Sejarah: Pemilihan tanggal 13 Februari didasarkan pada hari berdirinya United Nations Radio (Radio PBB) pada tahun 1946. Usulan hari peringatan ini awalnya datang dari Spanyol.
-
Tujuan: Mengingat radio masih menjadi salah satu media komunikasi dengan jangkauan terluas, peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya radio sebagai media informasi yang murah dan mudah diakses, serta mendorong kerja sama internasional antar lembaga penyiaran.
3. Hari Cintai Diri Sendiri Internasional (International Day of Self-Love)
Peringatan ini dirayakan tepat satu hari sebelum Hari Valentine sebagai pengingat akan pentingnya mencintai diri sendiri.
-
Sejarah: Digagas oleh Sanah Jivani, pendiri Love Your Natural Self Foundation. Ia terinspirasi dari pengalaman pribadinya menghadapi intimidasi (bullying) terkait penampilannya.
-
Tujuan: Mengajak setiap individu untuk menghargai kecantikan alami mereka dan merasa layak dicintai tanpa harus mengikuti standar kecantikan atau ekspektasi orang lain. Ini adalah momen untuk memprioritaskan kesehatan mental dan kepercayaan diri.
4. Hari Cinta Kulit Hitam (Black Love Day)
Peringatan ini lebih populer di Amerika Serikat dan diperingati setiap tanggal 13 Februari sejak tahun 1993.
-
Sejarah: Diciptakan oleh Ayo Handy-Kendi, seorang penulis dan aktivis. Ide ini muncul setelah ia melihat kekerasan yang terjadi di lingkungannya dan merasa bahwa cinta, pengampunan, serta perdamaian sangat dibutuhkan untuk memulihkan hubungan antar sesama manusia.
-
Tujuan: Mendorong orang-orang untuk menunjukkan kasih sayang, menghentikan kekerasan, dan saling memberikan pengampunan selama 24 jam penuh. Peringatan ini juga mengajak semua latar belakang untuk saling menghargai dan membangun hubungan yang lebih harmonis.
