Setiap tanggal di kalender sering kali menyimpan makna historis atau peringatan penting berskala nasional maupun internasional, tidak terkecuali tanggal 18 Juli. Mengetahui berbagai peringatan pada hari tertentu tidak hanya sekadar menambah wawasan, tetapi juga mengajak masyarakat untuk turut serta merefleksikan nilai-nilai positif yang diusung dalam peringatan tersebut. Pada tanggal 18 Juli, dunia menyoroti momentum penting yang berkaitan erat dengan perdamaian, kemanusiaan, hingga kepedulian terhadap lingkungan hidup.

Secara global, tanggal 18 Juli didedikasikan untuk menghormati salah satu tokoh perdamaian paling berpengaruh di dunia, sekaligus menjadi hari di mana masyarakat diajak untuk lebih peka terhadap harmoni alam melalui indra pendengaran. Dua peringatan utama yang jatuh pada tanggal ini adalah Hari Internasional Nelson Mandela dan Hari Mendengarkan Sedunia (World Listening Day). Berikut adalah ulasan lengkap mengenai sejarah, makna, dan tujuan dari masing-masing peringatan tersebut.

1. Hari Internasional Nelson Mandela (Nelson Mandela International Day)

Setiap tanggal 18 Juli, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama komunitas global memperingati Hari Internasional Nelson Mandela. Tanggal ini ditetapkan karena bertepatan dengan hari kelahiran pahlawan anti-apartheid dan mantan Presiden Afrika Selatan tersebut, yakni pada 18 Juli 1918. Peringatan ini secara resmi dideklarasikan oleh Majelis Umum PBB pada bulan November 2009 dan mulai dirayakan secara luas pada tahun 2010.

Berbeda dengan peringatan tokoh pada umumnya, Hari Internasional Nelson Mandela bukanlah hari libur publik, melainkan sebuah seruan global untuk aksi kemanusiaan. Sepanjang hidupnya, Mandela telah mengabdikan waktu selama 67 tahun untuk memperjuangkan hak asasi manusia, keadilan sosial, dan rekonsiliasi.

Oleh karena itu, tradisi utama dalam peringatan ini adalah kampanye “67 Menit untuk Berbuat Baik”. Masyarakat di seluruh dunia didorong untuk meluangkan waktu setidaknya 67 menit pada hari tersebut untuk melakukan kegiatan sosial, membantu sesama, atau melayani komunitas, sebagai bentuk penghormatan atas 67 tahun perjuangan Nelson Mandela.

2. Hari Mendengarkan Sedunia (World Listening Day)

Selain peringatan tokoh kemanusiaan, 18 Juli juga diperingati sebagai Hari Mendengarkan Sedunia atau World Listening Day. Inisiatif edukatif ini pertama kali dicetuskan pada tahun 2010 oleh World Listening Project (WLP), sebuah organisasi nirlaba internasional yang berfokus pada ekologi akustik serta upaya memahami lingkungan dan masyarakat melalui suara.

Pemilihan tanggal 18 Juli memiliki nilai historis tersendiri karena bertepatan dengan hari ulang tahun Raymond Murray Schafer. Schafer adalah seorang komposer ternama asal Kanada yang diakui sebagai pendiri disiplin ilmu ekologi akustik dan penggagas World Soundscape Project.

Tujuan utama dari peringatan ini adalah mendorong manusia untuk sejenak melepaskan diri dari kebisingan visual maupun hiruk-pikuk aktivitas modern, lalu mulai “mendengarkan” lingkungan sekitarnya dengan lebih saksama. Melalui praktik mendengarkan secara sadar, masyarakat diharapkan dapat lebih menghargai alam, menyadari dampak buruk polusi suara, dan memulihkan harmoni antara aktivitas manusia dengan lingkungan hidup.

3. Hari Keluarga Sempurna Internasional

Setiap tahun tanggal 18 Juli diperingati sebagai Hari Keluarga Sempurna Internasional atau Perfect Family Day.

Peringatan ini sekaligus pengingat untuk setiap orang tua, anak, kakak, adik untuk saling menyayangi dan menyelesaikan masalah dengan bersama-sama. Komunikasi merupakan salah satu jembatan penting.

Juli 18, 2026

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Gambar Ini Klik Gambar Ini Klik Gambar Ini Klik Gambar Ini