Cek peringatan menarik terkait hari besar setiap 3 Juli. Tanggal 3 Juli 2026 diperingati sebagai sejumlah hari besar dan peringatan internasional yang mengangkat tema lingkungan hidup hingga tradisi unik. Dua di antaranya adalah Hari Bebas Kantong Plastik Internasional (International Plastic Bag Free Day) dan Hari Menjatuhkan Batu (International Drop a Rock Day).
Meskipun tidak termasuk hari libur, kedua peringatan ini mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus menyebarkan semangat positif melalui aksi-aksi sederhana yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
Berikut ini latar belakang setiap peringatan menarik terkait hari besar 3 Juli.
1. Hari Bebas Kantong Plastik Internasional
Setiap 3 Juli, dunia memperingati Hari Bebas Kantong Plastik Internasional (International Plastic Bag Free Day). Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai dampak penggunaan kantong plastik sekali pakai terhadap lingkungan. Melansir laman National Day Calendar, kampanye ini mendorong masyarakat untuk mulai mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dengan beralih ke tas belanja yang dapat digunakan berulang kali, seperti tas kain atau tas ramah lingkungan lainnya.
Penggunaan kantong plastik yang berlebihan menjadi salah satu penyumbang terbesar pencemaran lingkungan. Plastik membutuhkan waktu puluhan hingga ratusan tahun untuk terurai, sehingga dapat mencemari tanah, sungai, hingga lautan serta membahayakan berbagai satwa. Melalui Hari Bebas Kantong Plastik Internasional, berbagai organisasi lingkungan, komunitas, pelaku usaha, hingga pemerintah di berbagai negara menggelar kampanye edukasi, aksi bersih-bersih lingkungan, serta sosialisasi mengenai pentingnya mengurangi sampah plastik.
2. Hari Menjatuhkan Batu (International Drop a Rock Day)
Selain itu, tanggal 3 Juli juga diperingati sebagai Hari Menjatuhkan Batu (International Drop a Rock Day). Peringatan ini memiliki makna simbolis untuk mengajak setiap orang melepaskan beban, kekhawatiran, kemarahan, atau pengalaman buruk yang selama ini dipendam. Istilah “menjatuhkan batu” melambangkan tindakan melepaskan sesuatu yang membebani pikiran agar dapat melangkah dengan lebih ringan dan optimistis.
Sebagian orang memperingatinya dengan menuliskan beban atau hal yang ingin dilepaskan pada selembar kertas, kemudian meletakkan atau menjatuhkan sebuah batu sebagai simbol telah melepaskan perasaan tersebut. Ada pula yang memanfaatkannya sebagai momen refleksi diri atau melakukan aktivitas di alam terbuka untuk menyegarkan pikiran. Walaupun bersifat tidak resmi, Hari Menjatuhkan Batu semakin dikenal sebagai pengingat pentingnya menjaga kesehatan mental, mengurangi stres, dan memulai kehidupan dengan semangat baru.
3. Berdirinya Institut Teknologi Bandung
Perguruan tinggi ternama yang menelurkan banyak alumni sukses ini berdiri pada 3 Juli 1920. Saat itu, Institut Teknologi Bandung (ITB) didirikan dengan nama De Techniche Hoogeschool te Bandung. Ketika pertama hadir, perguruan tinggi yang fokus di bidang teknik ini hanya memiliki satu fakultas, de Faculteit van Technische Wetenschap, serta satu jurusan, de afdeeling der Weg en Waterbouw.
Beruntunglah Indonesia mempunyai ITB karena generasi sekarang dapat menimba ilmu di sana. Apalagi, perguruan ini termasuk yang bergengsi di Indonesia dan Asia.
4. Taman Siswa dibentuk
Masih di bidang pendidikan. Pada 3 Juli 1922, Ki Hadjar Dewantara mendirikan Taman Siswa di Yogyakarta. Namanya saat itu ialah National Onderwijs Institut Taman Siswa. Inilah salah satu lembaga pendidikan modern pertama di Indonesia. Dalam menjalankan proses belajar-mengajar, Taman Siswa mengusung prinsip Patrap Triloka yang hingga saat ini dipakai sebagai panduan di dunia pendidikan Tanah Air.
Patrap Triloka itu terdiri dari ing ngarsa sung tulada, ing madya mangun karsa, dan tut wuri handayani. Makan dari ketiganya ialah yang di depan memberi teladan, yang di tengah membangun inisiatif, dan dari belakang mendukung. Terima kasih, Ki Hadjar Dewantara!
5. Pembentukan Kementerian Perburuhan
Siapa sangka, tanggal 3 Juli di tahun 1947 merupakan cikal bakal Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Saat itu, pemerintah mendirikan Kementerian Perburuhan.
Seandainya Kementerian Perburuhan ini tidak pernah ada, kira-kira siapa ya yang mengatur hak dan kewajiban karyawan seperti Anda?
