Tanggal 5 Mei 2026 tidak sekadar menjadi lembaran biasa di kalender. Ada berbagai peristiwa bersejarah dan peringatan penting berskala nasional hingga internasional yang diperingati secara bersamaan pada tanggal ini. Mulai dari apresiasi terhadap profesi tenaga medis, penguatan kemandirian masyarakat desa, hingga perayaan kemerdekaan dan kebudayaan di berbagai negara.
Lantas, tanggal 5 Mei memperingati hari apa saja? Berikut adalah ulasan lengkap dan terstruktur mengenai momen penting di tanggal 5 Mei yang dirangkum dari berbagai sumber tepercaya.
1. Hari Lembaga Sosial Desa (LSD)
Di tingkat nasional, tanggal 5 Mei diperingati sebagai Hari Lembaga Sosial Desa (LSD). Peringatan ini merujuk pada Pasal 18 dan 18B UUD 1945 dan berfokus pada penguatan institusi di tingkat pedesaan untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Diinisiasi pasca-kemerdekaan (era 1960-an) dan dipertegas melalui Keputusan Menteri Sosial RI pada tahun 1984, lembaga ini menjadi jembatan antara warga desa dan pemerintah. Beberapa wujud nyata dari lembaga ini di masyarakat antara lain adalah Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Koperasi Unit Desa (KUD), Lembaga Ketahanan Masyarakat Desa (LKMD), serta Karang Taruna.
2. Hari Bidan Internasional (International Day of the Midwife)
Tanggal 5 Mei menjadi hari yang esensial bagi sektor kesehatan global, khususnya untuk profesi bidan. Peringatan Hari Bidan Internasional bertujuan untuk menghormati peran vital para bidan dalam menjaga keselamatan serta kesehatan ibu dan bayi, mulai dari masa kehamilan hingga proses persalinan. Peringatan ini bermula dari usulan pada Konferensi Konfederasi Bidan Internasional (ICM) di Belanda tahun 1987, yang kemudian secara resmi disahkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada 5 Mei 1992.
3. Hari Asma Sedunia (World Asthma Day)
Hari Asma Sedunia merupakan kampanye kesehatan yang dirayakan setiap hari Selasa pertama di bulan Mei, yang kerap jatuh tepat pada tanggal 5 Mei. Diinisiasi sejak tahun 1993 oleh Global Initiative for Asthma (GINA) bekerja sama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), peringatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat luas tentang penyakit pernapasan kronis ini. Edukasi ditekankan pada pengenalan gejala seperti sesak napas dan dada tertekan, cara pengelolaan penyakit, serta penggunaan pengobatan yang tepat agar pasien dapat tetap hidup produktif.
4. Hari Kebersihan Tangan Sedunia (World Hand Hygiene Day)
Masih di bidang kesehatan, WHO juga memimpin kampanye Hari Kebersihan Tangan Sedunia setiap tanggal 5 Mei. Berangkat dari program “Save Lives: Clean Your Hands”, kampanye tahunan ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat dan tenaga medis tentang peran krusial menjaga kebersihan tangan demi mencegah penyebaran infeksi di lingkungan fasilitas kesehatan.
5. Hari Bahasa Portugis Sedunia (World Portuguese Language Day)
Di ranah budaya, UNESCO telah mengakui tanggal 5 Mei sebagai Hari Bahasa Portugis Sedunia. Diinisiasi oleh Komunitas Negara-Negara Berbahasa Portugis (CPLP), hari ini dirayakan oleh lebih dari 260 juta penutur di seluruh dunia. Peringatan ini menjadi momentum untuk merayakan kontribusi bahasa dan budaya Portugis terhadap peradaban global melalui berbagai festival sastra hingga pertunjukan seni musik.
6. Cinco de Mayo
Bagi masyarakat Meksiko dan keturunannya yang menetap di Amerika Serikat, 5 Mei adalah hari perayaan Cinco de Mayo. Momen ini memperingati hari bersejarah kemenangan tentara Meksiko atas pasukan Kekaisaran Prancis dalam Pertempuran Puebla yang terjadi pada 5 Mei 1862. Peringatan ini umumnya dirayakan secara meriah dengan parade, pertunjukan musik mariachi, serta festival kuliner tradisional.
7. Hari Pembebasan (Bevrijdingsdag)
Di daratan Eropa, khususnya di negara Belanda dan Denmark, 5 Mei diperingati sebagai Hari Pembebasan. Momen yang dijadikan hari libur nasional ini bertujuan untuk merayakan berakhirnya masa pendudukan Nazi Jerman pada Perang Dunia II (5 Mei 1945). Peringatan ini menjadi ruang untuk menghargai kebebasan, hak asasi manusia, dan nilai-nilai demokrasi melalui upacara bendera maupun festival perdamaian.
8. Hari Anak (Kodomo no Hi)
Jepang dan Korea Selatan menetapkan 5 Mei sebagai Hari Anak yang dirayakan sebagai hari libur nasional. Di Jepang, peringatan ini berakar dari tradisi Tango no Sekku sebelum akhirnya diresmikan oleh pemerintah sebagai libur nasional untuk semua anak pada tahun 1948. Sementara di Korea Selatan, tradisi ini dipelopori oleh aktivis Bang Jeong-hwan pada tahun 1923 untuk menanamkan rasa bangga pada anak-anak. Peringatan ini didedikasikan untuk menghargai karakter anak serta mendoakan kesehatan dan masa depan mereka.
9. Hari Astronot Nasional (National Astronaut Day)
Amerika Serikat mendedikasikan tanggal 5 Mei sebagai Hari Astronot Nasional. Pemilihan tanggal ini merujuk pada peristiwa bersejarah 5 Mei 1961, di mana Alan Shepard mencetak sejarah sebagai astronot Amerika pertama yang mengudara ke luar angkasa dengan pesawat Freedom 7. Peringatan ini bertujuan untuk mengapresiasi pencapaian para astronot sekaligus memantik semangat generasi muda untuk mengeksplorasi ilmu sains dan antariksa.
Ragam peringatan yang jatuh pada tanggal 5 Mei membuktikan bahwa satu waktu di kalender dapat merangkum berbagai nilai yang saling berkaitan, mulai dari pengingat kesehatan, pilar pembangunan desa, hingga jejak sejarah pembebasan dan budaya di dunia.
