Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui rilis, Selasa (04/02/2025), mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi untuk perairan Tulungagung dan Trenggalek, berlaku mulai 4 Februari hingga 6 Februari 2025. Masyarakat terutama nelayan diimbau untuk mewaspadai gelombang tinggi 2,5 meter – 4 meter.

BMKG juga menyebut perairan Pacitan, Blitar, Malang, Lumajang, Jember, dan Banyuwangi memiliki potensi yang sama. Saat ini wilayah Tulungagung dan Trenggalek berada pada puncak musim hujan.

Peringatan dini gelombang tinggi berkaitan dengan dampak munculnya Siklon Tropis TALIAH dari bibit Siklon Tropis 90S dan Siklon Tropis VINCE yang berasal dari bibit Siklon Tropis 99S. Kecepatan kedua siklon ini akan meningkat dalam 24 jam ke depan.

Aktifnya Monsun Asia, adanya gelombang atmosfer Kelvin dan Madden Julian Oscilliation (MJO) dan dukungan kelembapan udara serta kelabilan kondisi atmosfer Jawa Timur juga mengakibatkan pertumbuhan awan-awan penghujan. Adapun saran keselamatan yang dirilis BMKG, bagi perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang 1,25 m, kapal tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16b knot dan tinggi gelombang 1,5 m, dan kapal ferry apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2,5 m.

Secara umum kondisi angin di wilayah Jawa Timur bertiup dari arah Barat hingga Barat Laut dengen kecepatan 30 knot (54km/jam). BMKG juga meminta instansi terakir agar mewaspadai dampak potensi cuaca ekstrem disertai angin kencang.

Februari 4, 2025

Written by:

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Klik Gambar Ini Klik Gambar Ini Klik Gambar Ini Klik Gambar Ini