Nani Wartabone merupakan seorang pejuang revolusioner kemerdekaan Indonesia di Gorontalo. Ia kemudian dijadikan Pahlawan Nasional melalui Keputusan Presiden Megawati Soekarno Putri. Kulap, M (2017) menuliskan terjadinya peristiwa kemerdekaan Gorontalo berawal ketika daerah Gorontalo menjadi daerah yang dijajah oleh kolonial Belanda. Khususnya di kampung halamannya di Suwawa.
Setelah menyusun strategi lewat Komite 12 akhirnya pada tanggal 23 Januari 1942 bermula setelah sholat subuh pasukan Nani Wartabone mulai bergerak masuk ke wilayah pusat pemerintahan Belanda di Gorontalo. Operasi itu berhasil menangkap 15 orang anggota pemerintah kolonial Belanda. Setibanya di depan Kantor Pos Gorontalo, tim bersama rakyat Gorontalo mengibarkan Bendera Merah Putih sebagai pertanda Gorontalo telah dibebaskan dari penjajah. Berita tentang peristiwa 23 Januari 194 ini kemudian disebarkan ke berbagai daerah hingga akhirnya disusul kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945.
Melansir National Today, awal mula tulisan muncul yakni dari zaman Meso-Amerika hingga Tiongkok, India, dan Mesopotamia sekitar tahun 3400 SM. Di tengah kecanggihan zaman, tulisan tangan sebetulnya memiliki segudang manfaat seperti dapat meningkatkan fokus, mengurangi stres, dan membantu daya ingat.
