Radio yang sudah hadir sejak lama, masih dapat membuktikan eksistensinya sampai saat ini ditengah gempuran dan persaingan sosial media
Salah satu pengelola lembaga penyiaran publik lokal Radio Guyub Rukun Tulungagung Didik, mengatakan walaupun ada banyak pilihan sosial media atau paltform yang digandrungi khususnya bagi generasi muda, radio tetap tidak kehilangan pecintanya. Apalagi di Kota-kota besar dengan mobilitas yang tinggi.
“Orang masih banyak yang dengerin radio khususnya di mobil,” kata Didik ,Minggu (29/12/2024).

Tidak sedikit memang generasi muda yang beranggapan bahwa radio adalah sesuatu hal yang sudah ketinggalan jaman. Namun hal ini tentu saja dapat terbantahkan dengan masih aktifnya radio-radio di tanah air.
“Ya kalau udah ketinggalan atau ditinggalkan pasti udah pada tutupkan,” ucapnya.
Isi konten siaran radio juga saat ini sudah lebih bervariatif mengikuti perkembangan zaman sehingga masih memiliki peminatnya sendiri,walaupun memang relatif melemah. Tanggal 29 Desember sendiri diperingati sebagai Hari Radio dipatenkan oleh Thomas Alva Edison.
